Wednesday, August 20, 2014

EVENT BTN PROPERTY 2014 - Promo Special



Kunjungi pameran booth Sun Premira Condotel & Residence Yogyakarta di :

Event    : BTN Expo 2014, Hall B, JHCC Senayan

Tanggal : 16 - 24 Agustus 2014

Pukul     : 10.00 - 22.00 WIB

dan dapatkan promo khusus CASH BACK IDR. 5.000.000,-  hanya selama pameran berlangsung.






Untuk informasi lebih lanjut:

Lisa
Marketing Manager

Jl. Matraman Raya No. 140, Jakarta Timur 13150
Hotline : 021 7070 9271
Hp. / Whatsapp : 0819 6013010

Email : sunpremira@yahoo.com

Thursday, April 3, 2014

Progress Pembangunan Sun Premira Condotel & Apartment Yogyakarta per 2 April 2014

Para investor,

Berikut foto progress pembangunan Sun Premira Condotel & Apartment Yogyakarta per tanggal 2 April 2014 di lokasi. Saat ini sudah sedang dalam proses pengerukan Basement. 






Progress Pembangunan Sun Premira Condotel Yogyakarta


Untuk info mengenai harga dan ketersediaan unit, bisa hubungi :

Lisa
Marketing Manager

Sun Premira Condotel & Residence Yogyakarta
Jalan Matraman Raya No. 140, Jakarta Timur 13150

Hotline : 021 7070 9271
Ph. 0819 6013010
Email. sunpremira@yahoo.com

Tuesday, April 1, 2014

Kamus Properti: Apakah Return on Investment Itu?

RumahCom – Dalam kamus investasi, Return on Investment (RoI) merupakan cara mengukur kinerja untuk mengevaluasi efisiensi dari sebuah investasi atau untuk membandingkan efisiensi investasi tersebut dengan jenis investasi lain. Untuk menghitung RoI, keuntungan (return) dari investasi dibagi biaya investasi, hasilnya berbentuk persentase atau rasio.

Dalam bisnis properti, RoI adalah ukuran yang paling populer digunakan untuk menentukan nilai atau keuntungan dari investasi properti. RoI merupakan persentase dari total laba—yang didapat dari capital gain dan income dari sewa—dikurangi total investasi dan dibagi total investasi.

RoI = (total laba – total investasi) / total investasi x 100%

Sebagai contoh, seorang investor membeli apartemen seharga Rp330 juta. Dua tahun kemudian harganya menjadi Rp400 juta. Kebetulan unit apartemen tersebut disewa dengan harga Rp3 juta per bulan (Rp36 juta per tahun) dan dibayar sekaligus di muka selama dua tahun, sehingga selama dua tahun, dia memeroleh uang sewa Rp72 juta.

Jadi, dalam dua tahun penghasilan yang didapat adalah:
penghasilan dua tahun: Rp72 juta (sewa selama 2 tahun)
capital gain dua tahun: Rp70 juta (Rp400 juta – Rp330 juta)
Sehingga, keuntungan yang diperoleh mencapai Rp142 juta (Rp70 juta + Rp72 juta)

Jadi, RoI =  Rp142 juta/Rp330 juta x 100% = 43% dalam 2 tahun, atau 21,5% per tahun.

Sebagai catatan, semakin lama properti itu dikuasai dan disewakan, maka angka RoI cenderung akan lebih tinggi.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com

Diunduh dari : http://www.rumah.com/berita-properti/2014/4/7253/kamus-properti-apakah-return-on-investment-itu-

 

RUMAHKU EXPO di GRAND INDONESIA 31 MARET - 6 APRIL 2014


Para investor,

Jika Anda di daerah Jakarta dan sekitarnya, kunjungi booth Sun Premira Condotel & Apartment Yogyakarta di :

Event        : Rumahku Expo
Venue       : Grand Indonesia, West Mall, LG (depan Foodhall)
Date          : 31 Maret 2014 - 6 April 2014
Jam           : 10.00 - 21.00 WIB

dan dapatkan penawaran menarik dari kami.

Kami tunggu kedatangannya.

Untuk keterangan lebih lanjut, bisa hubungi :

Lisa
0819 601 3010
021 7070 9271

Monday, February 24, 2014

10 Fakta Berinvestasi Properti

Berinvestasi properti bagi sebagian besar kalangan merupakan sesuatu hal yang sulit dan berat untuk dilakukan, karena persepsi yang sudah terbentuk jika melihat dunia properti dengan berbagai lika-likunya. Berikut adalah beberapa fakta berinvestasi properti yang wajib diketahui bagi Anda yang masih ragu-ragu ingin memulai bisnisnya dibidang ini.

1. Berinvestasi properti kalau sudah punya pengalaman yang banyak.
Faktanya, semakin Anda menunggu untuk berinvestasi properti maka semakin banyak yang harus dicadangkan untuk membeli properti dengan cirinya yang selalu mengalami kenaikan. Semakin banyak pula teman-teman Anda yang berani terjun di bisnis ini di area properti yang sudah Anda rencanakan. Pengalaman yang paling berharga adalah berani belajar dari kesalahan, tanpa melewati kesalahan tidak ada sesuatu kebenaran yang akan Anda lihat.

2. Berinvestasi properti kalau sudah punya relasi yang tepat.
Faktanya, Relasi dan jaringan usaha dalam bisnis apapun selalu lebih berhasil dibangun pada saat Anda sudah menjalaninya. Dimulai dengan mencari komunitas properti, berkenalan dengan investor lain, pengacara, broker, dan siapa saja yang berada dibidang properti.

3. Berinvestasi properti kalau sudah punya banyak uang.
Faktanya, banyak pengusaha properti yang sukses dimulai dengan cara yang sederhana dengan modal seadanya. Tetapi semangat, kerja keras dan fokus dibidangnya yang mengantarnya menjadi pengusaha properti ternama.

4. Berinvestasi properti resikonya sangat tinggi.
Faktanya, berinvestasi di properti termasuk salah satu yang paling rendah resikonya dibandingkan dengan pasar modal atau investasi keuangan lainnya karena nilai properti jarang ada yang mengalami penurunan. Resiko tetap ada, tetapi bisa dengan mudah diperhitungkan.

5. Berinvestasi properti banyak yang gagal.
Faktanya, yang gagal di dunia properti biasanya hanya melihat keuntungannya saja tanpa memiliki passion di dunia properti. Seperti bidang-bidang bisnis lainnya, passion diperlukan untuk membuat Anda selalu hidup bergairah dibidang yang menjadi kesukaan Anda. Kuncinya, mengenal dulu diri Anda sesungguhnya sebelum mengambil keputusan dimana Anda akan dikenal.

6. Berinvestasi properti yang bagus sudah sulit tersedia saat ini.
Faktanya, masih sangat banyak yang membutuhkan tempat tinggal di Indonesia ini meskipun sudah memiliki rumah sebuah keluarga selalu mencari rumah yang lebih baik lagi sesuai dengan meningkatnya pendapatan ekonominya. Dibutuhkan keuletan dan kecermatan untuk mencari properti yang tepat bagi segmen pembeli yang Anda tuju.

7. Berinvestasi properti hanya mengandalkan jurus jual beli rumah.
Faktanya, Tidak semua area properti memiliki kenaikan harga yang tinggi dalam waktu yang relatif cepat. Diperlukan waktu untuk menunggu hingga pada titik tertentu Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan menjualnya kembali. Waktu menunggu ini bisa Anda manfaatkan dengan cara menyewakan properti Anda, dengan memperhitungkan biaya yang akan timbul untuk memperbaiki properti pada saat akan Anda jual nantinya setelah disewakan.

8. Berinvestasi properti dengan mencari harga dibawah pasar pasti menguntungkan.
Faktanya, banyak properti yang dijual murah pasti karena ada masalah dibaliknya seperti surat-suratnya, kepemilikannya, lokasinya dan lain sebagainya. Meskipun ada beberapa properti dijual karena pemiliknya sangat membutuhkan uang biasanya tidak terlalu jatuh harganya. Belum tentu properti yang Anda beli sangat murah akan cepat laku dijual dengan harga yang wajar.

9. Berinvestasi properti jangan membuka harga terlalu tinggi.
Faktanya, banyak orang membeli properti bukan berdasarkan hitung-hitungan angka saja tetapi juga faktor emosional, kedekatan dengan lokasi tertentu, gengsi dan ‘pandangan pertama’ dalam melihat properti tersebut. Jika properti Anda sudah dipoles menjadi sangat menarik tentunya salah satu faktor diatas yaitu ‘pandangan pertama’ akan mengaburkan hitung-hitungannya dalam membeli rumah meskipun harganya diatas harga normal.

10. Berinvestasi properti sulit untuk mengurus dokumen-dokumennya.
Faktanya, dokumen-dokumen yang perlu diketahui di bidang properti beserta aspek legalnya sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan. Berani bertanya kepada siapa saja yang sudah lebih dahulu berada di bidang ini adalah langkah awal yang baik untuk belajar mengenai hal ini. Di internet, juga dengan mudah kita mencari informasinya. realtyrumah.com akan memberikan informasinya mengenai dokumen-dokumen kelengkapan beserta aspek legalnya di artikel-artikel selanjutnya.(EW)

Source:
http://realtyrumah.com/2013/07/29/10-fakta-berinvestasi-properti



Untuk informasi lebih lanjut :
Lisa
Marketing Manager

Phone. 021 7070 9271 / 0819 6013010
Email. sunpremira@yahoo.com